Geolistrik Air Tanah Rokan Hilir: Survei Desa Tanjung Leban

Laporan Survei · Rokan Hilir · 15 Sep 2026

Desa Tanjung Leban di Kecamatan Kubu, Bagansiapiapi, Rokan Hilir, menjadi lokasi survei kami pada 21 April 2021. Permintaan datang dari pihak desa yang membutuhkan titik air tanah yang bisa diandalkan untuk kebutuhan warga. Sebelum mengebor, mereka ingin tahu dulu kondisi bawah tanah di lokasi yang direncanakan.

Titik pengukuran berada di koordinat 2.020718, 100.489038. Area ini termasuk wilayah dataran rendah Rokan Hilir yang banyak dialiri endapan dari sistem sungai besar di sekitarnya, dan itu memberi gambaran awal yang cukup positif soal potensi air tanahnya.

Kondisi Akuifer di Tanjung Leban

Lapisan tanah di lokasi ini terdiri dari endapan aluvium berumur Kuarter, dengan komposisi dominan berupa kerikil dan pasir berbutir kasar hingga sedang, diselingi lapisan lempungan di beberapa bagian. Jenis endapan seperti ini umum dijumpai di dataran aluvial sungai besar, dan secara hidrogeologi termasuk yang paling menguntungkan untuk pencarian sumber air.

Akuifer di sini tergolong produktif dengan penyebaran luas. Kelulusannya tinggi, artinya air bisa bergerak cukup bebas melewati pori-pori antar butiran kerikil dan pasir. Keterusannya sedang, dengan perkiraan debit yang bisa diperoleh antara 5 hingga 10 liter per detik. Ini termasuk angka yang cukup besar, dan menjanjikan untuk kebutuhan komunal seperti kebutuhan air bersih warga desa.

Dengan potensi seperti ini, survei geolistrik tetap diperlukan untuk memastikan titik bor berada tepat di zona paling jenuh air, bukan sekadar di area yang secara umum berpotensi baik.

Akuifer Geolistrik Air Tanah Rokan Hilir Desa Tanjung Leban

Pengukuran Lapangan di Rokan Hilir

Tim menggunakan ADMT 300HT2 untuk proses deteksi air tanah di lokasi ini. Alat ini memadukan elektroda resistivitas dengan sensor elektromagnetik, dengan kemampuan jangkauan deteksi hingga 100 sampai 300 meter ke bawah permukaan. Data pengukuran masuk secara langsung ke tablet melalui koneksi wireless, dan visualisasi penampang tanah 2D maupun 3D tersedia otomatis dari sistem. Produsen menyebut tingkat akurasi alatnya mencapai 95%, meski seperti biasa, kondisi geologi aktual di lapangan tetap menjadi faktor penentu yang tidak bisa diabaikan.

Proses pengukuran di Tanjung Leban berjalan lancar. Lahan yang terbuka dan kondisi tanah yang relatif homogen sebagai endapan aluvial memudahkan pemasangan elektroda dan pembacaan data. Pola resistivitas yang terekam cukup konsisten dan mudah diinterpretasikan, mempertegas gambaran awal tentang potensi akuifer di area ini.

Ilustrasi Geolistrik Air Tanah Rokan Hilir: Survei Desa Tanjung Leban

Rekomendasi dan Informasi Biaya

Berdasarkan hasil analisis, tim merekomendasikan titik pengeboran pada zona yang menunjukkan respons resistivitas paling sesuai dengan karakteristik lapisan jenuh air di endapan aluvial kasar. Laporan teknis diserahkan sebagai panduan pelaksanaan pengeboran berikutnya.

Untuk referensi biaya, tarif jasa geolistrik air tanah di wilayah seperti Bagansiapiapi dan Rokan Hilir umumnya berkisar 3 juta hingga 5 juta per titik, belum termasuk transportasi dan akomodasi mengingat jarak tempuh ke lokasi yang perlu diperhitungkan tersendiri.

Bagi warga atau instansi di Bagansiapiapi, Rokan Hilir, dan sekitarnya yang ingin mendeteksi sumur bor sebelum mengebor, langkah ini terbukti jauh lebih efisien dibanding mencoba-coba tanpa data. Hubungi kami untuk konsultasi dan penjadwalan survei di lokasi Anda.

← Kembali ke daftar artikel