Kebun SIP Titik 2 Rokan Hilir: Deteksi Air Tanah Sebelum Bor

Laporan Survei · Rokan Hilir · 15 Sep 2026

Masih di hari yang sama dengan survei titik pertama, tim kami bergeser ke titik kedua di area Kebun SIP, Balam Sempurna, Kecamatan Bagan Sinembah, Rokan Hilir. Tanggal 19 Juni 2022, koordinat titik ukur kali ini di 1.695352, 100.603310, elevasi 20 mdpl, sedikit lebih rendah dari titik pertama. Perbedaan elevasi yang kecil itu sudah cukup memberi sinyal bahwa karakter lapisannya mungkin tidak persis sama, meski masih dalam zona geologi yang serupa.

Pemilik kebun ingin memastikan potensi air tanah di bagian lahan yang berbeda ini sebelum memutuskan titik mana yang akan dibor duluan. Pendekatan yang tepat, karena di lahan gambut seperti ini penyebaran akuifer tidak selalu merata.

Karakter Geologi Titik Kedua

Litologi di titik ini tidak berbeda jauh dari titik pertama. Lapisan bawah tanah tersusun dari endapan aluvial Kuarter, campuran kerakal, kerikil, pasir, lempung, dan gambut. Gambut yang menyisip dalam susunan ini memang salah satu elemen yang paling perlu diperhatikan dalam interpretasi data geolistrik, karena nilai resistivitasnya bisa mirip dengan zona jenuh air jika tidak dibaca dengan cermat.

Produktivitas akuifer di sini masuk kategori produktif kecil, setempat berarti. Keterusan lapisannya rendah, meski kelulusannya tinggi. Artinya, air bisa bergerak cukup baik di antara butiran lepas, tapi zona yang benar-benar produktif tidak tersebar luas. Perkiraan debit yang bisa diperoleh berkisar antara 0,5 hingga 3 liter per detik, angka yang masih bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan kebun jika titik bornya tepat.

data Kebun SIP Titik 2 Rokan Hilir: Deteksi Air Tanah Sebelum Bor

Proses Pengukuran Lapangan

Pengukuran dilakukan menggunakan ADMT 300HT2, kombinasi elektroda resistivitas dan sensor elektromagnetik dengan kemampuan deteksi hingga 100 sampai 300 meter ke bawah permukaan. Data masuk langsung ke tablet melalui koneksi wireless, dan sistem menghasilkan visualisasi penampang tanah 2D dan 3D secara otomatis. Produsen mengklaim akurasi deteksinya mencapai 95%, meski seperti biasa di lapangan, hasilnya selalu perlu dikontekstualisasikan dengan kondisi geologi aktual setempat.

Tim sudah cukup familiar dengan karakter gambut Rokan Hilir dari pengukuran-pengukuran sebelumnya di area ini, jadi proses interpretasi data bisa dilakukan dengan lebih efisien. Pola resistivitas di titik kedua ini menunjukkan variasi yang cukup untuk diidentifikasi zona mana yang relatif lebih prospektif sebagai titik air tanah.

Rekomendasi dan Catatan Biaya

Berdasarkan hasil analisis, tim menetapkan titik pengeboran yang direkomendasikan di lokasi dengan anomali resistivitas paling sesuai untuk kondisi akuifer gambut-aluvial di area ini. Laporan diserahkan bersama hasil titik pertama, sehingga pemilik kebun bisa membandingkan kedua titik dan menentukan prioritas pengeboran berdasarkan data yang lengkap.

Untuk referensi, tarif jasa geolistrik air tanah Rokan Hilir yang kami kenakan berkisar Rp3.000.000 hingga Rp5.000.000 per titik, belum termasuk transportasi dan akomodasi. Dengan dua titik yang disurvei sekaligus, pemilik kebun mendapat gambaran menyeluruh tentang potensi air di berbagai bagian lahannya sebelum investasi pengeboran dimulai.

Kalau Anda punya lahan di Rokan Hilir dan ingin tahu potensi air tanahnya sebelum mengebor, kami siap bantu dengan survei geolistrik yang bisa memberikan gambaran bawah tanah yang lebih jelas. Hubungi kami untuk konsultasi dan penjadwalan.

← Kembali ke daftar artikel