Survei Geolistrik Air Tanah Serang: Deteksi Titik Sumur Bor Kibin
Tidak semua wilayah punya kondisi geologi yang mudah untuk pencarian air tanah. Di Kibin, Serang, tim kami mendapat tantangan tersendiri ketika turun ke lapangan pada 14 September 2026. Permintaan datang dari pemilik lahan yang sudah cukup lama kesulitan mendapatkan sumber air yang stabil dan memadai di lokasi tersebut.
Titik survei berada di koordinat -6.189361, 106.323417, pada elevasi sekitar 21 mdpl. Sebelum alat dinyalakan, tim membaca dulu peta geologi area Kibin dan sekitarnya untuk memahami karakter lapisan bawah tanah yang akan dihadapi.
Karakter Geologi yang Perlu Dipahami Sejak Awal
Berbeda dengan wilayah dataran aluvial seperti di pesisir utara Banten, area Kibin ini didominasi oleh batuan volkanik, termasuk tufa, tufa batuapung, dan batupasir tufaan berumur Kuarter. Jenis batuan seperti ini terbentuk dari material hasil aktivitas gunungapi yang sudah mengalami proses kompaksi dan pengendapan seiring waktu.
Dari sisi potensi air tanah, akuifer di sini tergolong produktif kecil, setempat berarti. Artinya, tidak setiap titik di area ini akan menghasilkan air yang cukup, karena penyebarannya tidak merata. Keterusan lapisannya rendah, meski kelulusannya berada di kisaran sedang hingga tinggi. Perkiraan debit yang bisa diperoleh berkisar antara 0,5 hingga 3 liter per detik, tergantung pada posisi titik bor terhadap zona jenuh air yang ada.
Kondisi seperti ini membuat deteksi air tanah lewat survei geolistrik menjadi sangat relevan sebelum memutuskan di mana sumur akan dibuat. Menebak lokasi bor tanpa data di jenis batuan volkanik semacam ini risikonya cukup besar.
Baca juga: Jasa Geolistrik di Banten
Pengukuran di Lapangan
Pengukuran dilakukan menggunakan alat ADMT 300HT2, yang menggabungkan elektroda resistivitas dengan sensor elektromagnetik. Jangkauan deteksinya mencapai 100 hingga 300 meter ke dalam tanah, dengan data yang langsung bisa dipantau melalui koneksi wireless ke tablet di lapangan. Visualisasi lapisan tanah secara 2D dan 3D tersedia otomatis dari alat ini. Produsen mengklaim akurasi deteksi mencapai 95%, meski kami selalu mengingatkan bahwa kondisi geologi lokal tetap menjadi faktor penentu hasil akhir.
Proses pengukuran di Kibin berjalan cukup lancar. Lahan yang relatif terbuka memudahkan pemasangan konfigurasi elektroda. Data resistivitas yang terekam menunjukkan variasi lapisan yang cukup jelas, dan dari sana tim bisa mengidentifikasi zona yang paling potensial untuk dijadikan titik deteksi sumur bor.

Rekomendasi dan Informasi Biaya
Berdasarkan hasil analisis data lapangan, tim merekomendasikan titik pengeboran pada zona yang menunjukkan nilai resistivitas sesuai dengan karakteristik lapisan jenuh air di batuan volkanik setempat. Laporan lengkap diserahkan kepada pemilik lahan untuk dijadikan acuan sebelum pengeboran dimulai.
Bagi yang ingin tahu soal biaya survei geolistrik, tarif kami berkisar Rp3.000.000 hingga Rp4.000.000 per titik, belum termasuk transportasi dan akomodasi. Tarif ini sudah mencakup pengukuran lapangan, analisis data, dan laporan rekomendasi titik bor.
Di Serang dan wilayah sekitarnya, termasuk kecamatan-kecamatan yang berbatasan langsung, jasa geolistrik air tanah Serang seperti ini semakin banyak dicari, terutama di kawasan dengan batuan volkanik yang potensi airnya tidak bisa diprediksi hanya dari permukaan. Kalau Anda punya kebutuhan serupa, tim kami siap membantu, hubungi kami untuk konsultasi dan penjadwalan.