Geolistrik Air Tanah Rokan Hilir: Survei Kebun Pak Ali Mukti
Pak Ali Mukti punya kebun di Kecamatan Pasir Limau Kapas, Kab. Rokan Hilir, Riau, dan ia ingin punya sumur bor sendiri untuk mendukung kebutuhan air di lahannya. Sebelum mengebor, ia memilih langkah yang bijak: minta tim kami lakukan deteksi air tanah dulu. Survei dilaksanakan pada 22 Desember 2021, di koordinat 2.316737, 100.353972, elevasi sekitar 27 mdpl.
Kondisi medan di sekitar kebun relatif terbuka dan datar, memudahkan persiapan pengukuran sejak awal. Sebelum alat dipasang, tim membaca terlebih dahulu karakter geologi area ini untuk memastikan pendekatan yang tepat.

Potensi Akuifer yang Menjanjikan
Kabar baiknya, lokasi kebun Pak Ali Mukti berada di atas endapan aluvial Kuarter yang cukup prospektif. Litologi di sini terdiri dari kerikil dan pasir berbutir kasar hingga sedang, dengan sisipan lempungan di beberapa lapisan. Jenis endapan seperti ini terbentuk dari pengendapan material sungai dalam waktu panjang dan termasuk yang paling ramah untuk pencarian sumber air tanah.
Produktivitas akuifernya tergolong produktif dengan penyebaran luas. Kelulusannya tinggi, keterusan sedang, dan perkiraan debit yang bisa diperoleh dari titik yang tepat antara 5 hingga 10 liter per detik. Angka itu sangat memadai untuk kebutuhan kebun maupun rumah tinggal, dan termasuk salah satu potensi terbaik yang kami temui di Kab. Rokan Hilir, Riau.
Pengukuran Lapangan dengan ADMT 300HT2
Alat yang digunakan dalam survei ini adalah ADMT 300HT2, yang bekerja dengan memadukan elektroda resistivitas dan sensor elektromagnetik. Jangkauan deteksinya mencapai 100 hingga 300 meter ke bawah permukaan. Data bisa dipantau langsung di lapangan lewat koneksi wireless ke tablet, dengan tampilan penampang tanah 2D dan 3D yang tersedia otomatis dari sistem alat. Produsen mengklaim akurasi deteksinya mencapai 95%, meski hasil aktual tetap bergantung pada variasi kondisi geologi di masing-masing lokasi.
Pengukuran di lahan Pak Ali Mukti berjalan lancar. Data resistivitas yang masuk menunjukkan pola yang cukup jelas, dengan variasi lapisan yang konsisten dengan karakter akuifer aluvial kasar. Zona jenuh air teridentifikasi dengan baik, dan tim tidak kesulitan menentukan area mana yang paling layak dijadikan titik pengeboran.
Rekomendasi Titik Bor dan Informasi Tarif
Hasil analisis data lapangan dijadikan dasar penentuan titik bor yang direkomendasikan. Laporan teknis lengkap diserahkan kepada Pak Ali Mukti sebagai panduan sebelum proses pengeboran dimulai. Dengan potensi akuifer seperti yang terdeteksi, peluang mendapatkan sumur dengan debit yang memadai cukup besar, asalkan pengeboran dilakukan di titik yang sudah direkomendasikan.
Untuk informasi biaya, tarif jasa geolistrik di Kab. Rokan Hilir, Riau yang kami kenakan berkisar Rp3.000.000 sampai Rp5.000.000 per titik, belum termasuk transportasi dan akomodasi ke lokasi. Tarif itu sudah mencakup pengukuran lapangan, pengolahan data, dan penyerahan laporan rekomendasi titik bor.
Bagi pemilik kebun, lahan pertanian, atau hunian di Kab. Rokan Hilir, Riau yang sedang mempertimbangkan pengeboran sumur, deteksi sumur bor lewat geolistrik sebelum mengebor adalah langkah yang sangat worth it. Hubungi kami untuk konsultasi dan penjadwalan survei.