Cari Titik Air Yayasan Alemar Wa Tanmiah, Bogor Pakai Geolistrik

Laporan Survei · Bogor

Yayasan Alemar Wa Tanmiah di Bogor menghubungi kami untuk melakukan survei geolistrik sebelum pengeboran sumur air dilaksanakan di area yayasan mereka. Kebutuhan air yang stabil untuk kegiatan yayasan memang tidak bisa bergantung sepenuhnya pada pasokan luar. Tim kami turun ke lokasi pada 29 September 2026, di koordinat -6.641913, 106.757117, elevasi 466 mdpl. Ketinggian hampir setengah kilometer ini langsung memberi petunjuk bahwa kondisi geologinya khas perbukitan Bogor, bukan dataran.

Sebelum alat dipasang, tim mengkaji peta geologi area ini terlebih dahulu. Dan hasilnya konsisten dengan apa yang biasa kami temui di kawasan perbukitan selatan Bogor.

Breksi Tufan Volkanik: Karakter Akuifer di Perbukitan Bogor

Lapisan bawah tanah di lokasi yayasan ini tersusun dari breksi tufan dan lapili berumur Kuarter, bersusunan andesit-basal, dan umumnya sudah lapuk sekali. Ini adalah material hasil letusan gunungapi yang sudah mengalami pelapukan intensif dalam jangka waktu panjang. Tingkat pelapukan yang sangat tinggi ini sebenarnya punya dua sisi: di satu sisi membuat batuan lebih mudah ditembus, di sisi lain mempengaruhi cara air tersimpan dan mengalir di dalamnya.

Produktivitas akuifer di lokasi ini tergolong produktif sedang dengan penyebaran luas. Keterusan lapisannya rendah hingga sedang, dan kelulusannya sedang hingga tinggi. Perkiraan debit yang bisa diperoleh dari titik yang tepat berkisar antara 1 hingga 5 liter per detik. Untuk kebutuhan yayasan yang mencakup kegiatan operasional harian, angka itu cukup memadai jika pengeboran dilakukan di zona yang paling prospektif berdasarkan data survei.

Di batuan volkanik lapuk seperti ini, air tanah umumnya tersimpan di zona pelapukan yang lebih dalam di mana ruang pori masih cukup terbuka, atau di zona kontak antar lapisan yang permeabilitasnya berbeda. Identifikasi zona itu yang menjadi tugas utama survei geolistrik di Bogor kali ini.

Yayasan Alemar Wa Tanmiah, Bogor Pakai Geolistrik

Proses Pengukuran Lapangan dengan ADMT 300HT2

Tim menggunakan ADMT 300HT2 untuk melakukan deteksi air tanah di lokasi ini. Alat ini memadukan elektroda resistivitas dengan sensor elektromagnetik, dengan jangkauan deteksi hingga 100 sampai 300 meter ke bawah permukaan. Data pengukuran dipantau langsung di lapangan melalui koneksi wireless ke tablet, dan sistem menghasilkan visualisasi penampang 2D serta 3D secara otomatis. Produsen mengklaim akurasi deteksinya 95%, meski di batuan lapuk seperti ini pola resistivitasnya bisa lebih heterogen dibanding batuan segar, sehingga interpretasi memerlukan kecermatan ekstra.

Proses di lapangan berjalan cukup baik. Area yayasan yang cukup luas memberi ruang yang memadai untuk pemasangan konfigurasi elektroda. Data yang masuk menunjukkan variasi resistivitas yang bisa dibaca, dan tim berhasil mengidentifikasi zona yang secara relatif paling prospektif di antara seluruh area pengukuran.

Ilustrasi Cari Titik Air Yayasan Alemar Wa Tanmiah, Bogor Pakai Geolistrik

Rekomendasi dan Informasi Biaya Geolistrik Bogor

Berdasarkan analisis data lapangan, tim merekomendasikan titik pengeboran pada zona yang menunjukkan anomali resistivitas paling sesuai dengan karakteristik lapisan jenuh air di breksi tufan lapuk setempat. Laporan teknis lengkap diserahkan kepada pihak yayasan sebagai panduan sebelum proses pengeboran dimulai.

Soal biaya, tarif jasa geolistrik air tanah Bogor yang kami kenakan berkisar Rp3.000.000 hingga Rp5.000.000 per titik, di luar transportasi dan akomodasi ke lokasi. Tarif itu sudah mencakup pengukuran lapangan, analisis data, dan laporan rekomendasi titik bor secara lengkap.

Yayasan, pesantren, sekolah, atau institusi lain di Bogor yang membutuhkan sumber air mandiri dan ingin memastikan titik bor yang tepat sebelum mengebor, hubungi kami untuk konsultasi dan penjadwalan survei geolistrik.

← Kembali ke daftar artikel