Panti Asuhan Guna Nanda Cakung, Jakarta Timur: Survei Geolistrik
Panti Asuhan Guna Nanda di Cakung Timur, Jakarta Timur, membutuhkan sumber air tanah yang bisa membantu kebutuhan air harian para penghuninya. Dengan puluhan anak asuh yang bergantung pada pasokan air yang stabil, memiliki sumur bor sendiri adalah pilihan yang sangat masuk akal. Sebelum pengeboran dilakukan, pengurus panti meminta kami melakukan survei geolistrik terlebih dahulu. Tim turun ke lokasi pada 5 Oktober 2026, di koordinat -6.180801, 106.960440, elevasi 8 mdpl.
Kawasan Cakung di Jakarta Timur berada di dataran rendah yang secara geologis punya lapisan bawah tanah yang perlu dipahami dengan baik sebelum mengebor. Tim mengkaji kondisi geologi area ini sebelum pengukuran dimulai.
Kondisi Akuifer di Cakung, Jakarta Timur
Yang cukup menarik dari lokasi Panti Asuhan Guna Nanda ini, lapisan bawah tanahnya didominasi batuan volkanik berumur Kuarter, terdiri dari breksi gunungapi, aglomerat, dan tuf. Keberadaan batuan volkanik di dataran rendah Jakarta Timur ini terbentuk dari material hasil aktivitas gunungapi purba yang tersedimentasi jauh dari sumbernya, kemudian terkonsolidasi dalam waktu panjang.
Akuifer di lokasi ini tergolong produktif sedang dengan penyebaran luas. Kelulusannya sedang hingga tinggi, dan keterusan lapisannya sedang. Perkiraan debit yang bisa diperoleh dari titik yang tepat berkisar antara 1 hingga 5 liter per detik. Untuk kebutuhan panti asuhan dengan jumlah penghuni puluhan orang, angka itu sangat memadai dan bahkan memberi ruang cadangan yang cukup nyaman jika pengelolaan air dilakukan dengan baik.
Dengan karakter akuifer seperti ini, potensi air tanah di lokasi Panti Asuhan Guna Nanda cukup optimistis. Yang perlu dipastikan adalah titik bor diletakkan di zona yang paling produktif berdasarkan data pengukuran, bukan di sembarang tempat di halaman panti.

Proses Pengukuran di Lapangan
Tim menggunakan ADMT 300HT2 untuk melakukan deteksi sumur bor di lokasi ini. Alat ini menggabungkan elektroda resistivitas dengan sensor elektromagnetik, dengan kemampuan deteksi hingga 100 sampai 300 meter ke bawah permukaan. Data dipantau langsung di lapangan lewat koneksi wireless ke tablet, dan sistem menghasilkan visualisasi penampang tanah 2D serta 3D secara otomatis. Produsen mengklaim akurasi deteksinya 95%, meski kondisi geologi aktual di setiap titik tetap menjadi penentu kualitas interpretasi akhir.
Proses pengukuran di area panti berjalan lancar. Halaman yang cukup luas memudahkan pemasangan konfigurasi elektroda dengan baik. Data yang masuk menunjukkan pola resistivitas yang bisa dibaca dengan jelas, dan tim berhasil mengidentifikasi zona paling prospektif sebagai titik air tanah di lokasi ini.
Rekomendasi Titik Bor dan Catatan Biaya
Berdasarkan analisis data, tim merekomendasikan titik pengeboran pada zona dengan anomali resistivitas yang paling sesuai untuk mendapatkan debit optimal dari akuifer volkanik di lokasi Cakung ini. Laporan teknis lengkap diserahkan kepada pengurus panti sebagai panduan sebelum proses pengeboran dimulai.
Untuk referensi, tarif jasa geolistrik air tanah Jakarta Timur yang kami kenakan berkisar Rp3.000.000 hingga Rp5.000.000 per titik, belum termasuk transportasi dan akomodasi. Tarif itu sudah mencakup pengukuran lapangan, analisis data, dan laporan rekomendasi titik bor secara lengkap.
Panti asuhan, yayasan sosial, atau fasilitas pelayanan publik lain di Jakarta Timur yang membutuhkan sumber air mandiri sangat disarankan melakukan geolistrik air tanah sebelum pengeboran dijadwalkan. Hubungi kami untuk konsultasi dan penjadwalan survei.
